Maret 16, 2026

MBG RI STOP SEMENTARA SPPG SERI KUALA LOBAM BINTAN SUGUHKAN KELAPA

BINTAN, — Belum lama ini di Bintan Kepulauan Riau, viral ada MBG memberikan menu berupa kelapa utuh kepada ribuan penerima manfaat. Kasus inipun menjadi perhatian publik.

Hal inipun membuat gerah Badan Gizi Nasional Republik Indonesia (BGN RI) . Informasinya MBG RI melayangkan surat teguran keras, tanggal 12 Maret 2026 kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Seri Kuala Lobam (SPPG SKL) di Kabupaten Bintan untuk di tindak lanjut dari dugaan pemberian menu Makanan Bergizi Gratis berupa kelapa utuh oleh SPPG SKL kepada sekitar 3.145 penerima manfaat.

Koordinator Wilayah Kabupaten Bintan, Pina Deli Syahputri, membenarkan adanya teguran tersebut.

“Benar. Ada temuan dari BGN pusat. Kemungkinan berita itu (pemberian kelapa utuh pada menu MBG dari SPPG SKL) baru viral sampai ke BGN pusat,” kata Pina Deli Syahputri kepada awak media.

Saat ini BGN RI tengah memperketat pengawasan terhadap pemberian menu MBG di berbagai daerah. Oleh karena itu, setiap SPPG di seluruh Indonesia diminta memastikan variasi menu yang disalurkan kepada penerima manfaat seperti siswa, anak TK, Paud, Ibu Hamil sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kebijakan pengetatan tersebut bahkan telah berdampak pada operasional sejumlah dapur SPPG di wilayah lain. Menurut Pina, BGN RI diketahui telah menutup sekitar 1.500 dapur SPPG yang berada di Pulau Jawa.

Di Kabupaten Bintan, operasional SPPG SKL tidak ditutup secara permanen. Namun, kegiatan dapur tersebut hanya dihentikan sementara hingga setelah perayaan Lebaran 1447 H.

“Kita di SPPG SKL hanya tutup beroperasi sementara saja, sampai habis lebaran nanti. Bukan tutup total. Tidak,” tegas dia.

Dari kasus ini, BGN Pusat selain memberikan teguran keras, lalu meminta pihak SPPG SKL untuk segera melakukan evaluasi terhadap menu MBG yang diberikan kepada para penerima manfaat. Evaluasi tersebut diharapkan dapat memperbaiki variasi menu agar lebih sesuai dengan standar gizi program.

Selain itu, BGN RI juga meminta pihak SPPG SKL melakukan perawatan terhadap sarana dan prasarana dapur. Langkah ini dinilai penting agar peralatan yang digunakan tetap terjaga dan dapat mendukung kelancaran program MBG.

Berdasarkan laporan rutin yang diterimanya dari pihak SPPG SKL setiap hari. Menurutnya, menu MBG di dapur tersebut kini sudah mulai bervariasi dalam beberapa waktu terakhir.

“Menu nya sudah bervarian di SPPG SKL sejak satu Minggu sampai dua Minggu belakangan ini mungkin berita itu baru sampai ke BGN pusat,” sebut dia mengakhiri.

Kepala SPPG SKL, Mhd Rizki Sembiring, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi terkait teguran yang dilayangkan BGN RI.( * )

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *