Agustus 8, 2026

MOBIL BTIKP DINAS PENDIDIKAN KEPRI GUNAKAN TIGA PLAT NOPOL DIDUGA MODUS SPJ BODONG

TANJUNGPINANG- Mobil dinas milik Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang digunakan oleh UPTD BTIKP diduga tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi dan diganti dengan plat palsu, juga digunakan sebagai modus kegiatan fiktif atau SPJ bodong.

Menurut penelusuran, mobil dinas Ertiga tersebut yang aslinya berplat merah nomor BP 1458 A, tidak hanya menggunakan satu plat bodong saja. Yaitu menggunakan plat palsu putih BP 1029 FC , yang aslinya milik perusahaan shipyard yang berdomisili di Batam.

Tapi juga diduga menggunakan plat palsu lainnya, yaitu plat merah BP 1522 A. Diduga plat tersebut adalah milik kendaraan dari Bapenda (Badan Pendapatan) Kepri, yang digunakan untuk mobil Avanza Veloz.

(Foto : Mobil Operasional BTIKP Dinas Pendidikan Kepri mengunakan Tiga Plat Diduga Modus SPJ Bodong )

Mobil yang sama terlihat mangkal di salah satu bengkel di Tanjungpinang, depan rumah anggota DPRD Kepri Rudi Chua, Terlihat plat bagian depan telah dilepas, sementara plat putih BP 1029 FC tampak diletakan di jok bagian depan. Sedangkan bagian belakang, terpasang plat merah BP 1522 A.

Diduga hal ini menjadi modus praktik SPJ (surat pertanggung jawaban) bodong atau kegiatan fiktif. Yaitu satu mobil digunakan untuk SPJ beberapa kegiatan. Sementara menurut penelusuran, mobil dinas tersebut dilakukan perawatan menggunakan anggaran Dinas Pendidikan Kepri.

Anggaran kegiatan tersebut dikelola oleh seorang oknum Dinas Pendidikan Kepri berinisial UD sebagai PPTK, yang juga sehari-hari menggunakan mobil dinas dengan plat palsu berwarna putih. Yang bersangkutan mengelola anggaran paling besar di UPTD BTIKP Dinas Pendidikan Kepri.

(Foto : Salah satu Plat Nopol Bodong Mobil Operasional BTIKP Dinas Pendidikan Kepri di Duplikat Pejabat PPTK )

Termasuk anggaran perawatan kendaraan dan anggaran bahan bakar kendaraan, dengan total sekitar Rp 58 juta. Yang bersangkutan beberapat tahun lalu sempat bermasalah dengan anggaran kegiatan. “Beberapa tahun lalu kan dia pernah bermasalah. Sampai kegiatan dia dipindahkan ke PPTK lain. Tapi tak tahu kenapa, sejak kepala balai yang baru malah dia yang pegang hampir semua kegiatan,” ujar seorang pegawai Dinas Pendidikan Kepri, Jumat (12/6).

(Foto : Untuk Mengelabui Pantauan Masyarakat, Tiga Plat Nopol Bodong Mobil Operasional BTIKP Dinas Pendidikan Kepri di Copot Pejabat PPTK di Bengkel )

Pegawai Dinas Pendidikan Kepri tersebut minta agar anggaran UPTD BTIKP Dinas Pendidikan Kepri agar diusut. Termasuk agar dapat menjadi perhatian bagi Sekda yang baru saja dilantik oleh Gubernur Kepri. Pasalnya dua tahun terakhir, nyaris tidak terlihat realisasinya. Termasuk lebih dari Rp 40 juta anggaran BBM.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung belum bisa di konfirmasi hingga ditemukan di kantornya untuk mengklarifikasi pemberitaan ini. (Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *